You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jelang Asian Games, DKI Akan Luncurkan Program Stikerisasi Bagi UKM
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Bakal Pastikan Produk Kuliner Bebas Zat Berbahaya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memastikan produk kuliner di Ibukota bebas dari zat berbahaya.

Program stikerisasi ini juga akan disinergikan dengan Gerakan OK OCE

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menuturkan, sinergi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) untuk program stikerisasi bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di bidang kuliner akan dilanjutkan.

"Kita ingin memastikan pedagang produk kuliner tidak menjual makanan atau minuman yang membahayakan konsumennya," kata Sandi, Jumat (9/2).

BBPOM Gelar Penyuluhan Keamanan Pangan di RPTRA Rasamala

Dijelaskannya, dalam waktu dekat akan ada beberapa area uji coba stikerisasi. Sehingga, seluruh pedagang dapat dipastikan tidak memakai boraks, formalin, serta zat pewarna berbahaya.

"Program stikerisasi ini juga akan disinergikan dengan Gerakan OK OCE," terangnya.

Sandi menambahkan, stikerisasi bagi pelaku UKM kuliner ini juga dilakukan dalam rangka menjamin kehigienisan dan kesehatan makanan atau minuman yang akan dijual pedagang binaan menyambut Asian Games XVIII.

"Akan ada banyak yang datang ke Jakarta, kita ingin kuliner yang dijual berkualitas baik dan tidak mengandung zat berbahaya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1344 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1189 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye981 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye953 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye779 personFakhrizal Fakhri
close